*TAFSIR REMAJA*
- Al Faqir -
Siapa yang tak kenal cinta ?
Ia sudah ada sejak Nabi Adam diciptakan. Naluri cinta, Allah ciptakan pada tiap - tiap diri manusia. Namun, "Kids zaman now" (yang pernah saya ajak berbincang tentang "Cinta") ketika diajak membahas benda kasat mata yang bernama cinta, secara cepat beranggapan "pasti akan membicarakan hubungan antara makhluk berlawanan jenis".
Menafsirkan rasa cinta terlalu kecil ruang lingkupnya, hanya sebatas perasaan cinta pada lawan jenis saja, sehingga kata cinta mulai tabu bila diungkapkan pada selain itu.
Padahal maknanya begitu luas dan objeknya-pun bermacam-macam.
Cinta kepada sang maha cinta (Allah Swt), Pada kekasihnya (Rasulullah SAW), orang tua, guru, sesama muslim, cinta negeri, lingkungan sekitar dan lainnya. Pada itu semua harus kita tumbuhkan rasa cinta. Selain itu, adapula penyakit yang berbahan dasar cinta, yakni hubbuddunya (cinta dunia). Maka dari itu, jangan terlalu kerdil dalam memaknai CINTA.
Semoga Allah SWT mencintai kita. Aamiin
(Harits Syukrillah, 27 Mei 2019)
mantab jiwa,ngena ya bang:"
BalasHapus