“Tulisan
memang tak bersuara, namun manfaatnya berumur lama”
(Harits
Syukrillah)
Komunikasi merupakan kegiatan
memberi dan menerima pesan. Ada beberapa cara manusia dalam berkomunikasi,
yaitu melalui lisan atau dengan tulisan. Bahkan banyak komunitas berkomunikasi
menggunakan simbol yang telah disepakati.
Otak manusia dengan memori yang
terbatas, memungkinkan manusia sewaktu-waktu lupa dengan pesan yang disampaikan
melalui lisan. Sebab itu, tulisan merupakan hal penting untuk menjaga pesan
yang telah disampaikan.
Karena apabila dikemudian hari kita
lupa, akan mudah mencarinnya dalam tulisan yang sudah kita simpan dalam
lembaran.
“Ikatlah ilmu dengan menulis” (Ali Bin Abi Thalib ra)
Banyak orang yang berkomunikasi
dengan tujuan menyebar manfaat kepada banyak orang. Namun hasilnya tak begitu
maksimal, karena daya ingat manusia dan penyebaran dari mulut kemulutnya kurang
efektif hingga berpotensi berubahnya isi dari pesan tersebut. Sehingga menulis
merupakan alternatif yang baik dalam menyampaikan komunikasi yang bertujuan
memberi manfaat kepada banyak orang, agar bisa tersebar secara utuh dan
diingat, bahkan dalam jangka waktu yang lama.
Para Aktifis, Sastrawan,
Cendekiawan dan Ulama banyak yang menuangkan pikirannya dengan menulis agar
ilmu yang dimilikinya tidak terputus hanya pada sebagian kecil manusia, namun
tetap menjadi ilmu yang akan terus digunakan kemanfaatannya dari generasi
kegenerasi peradaban manusia dalam bentuk kitab dan buku.
Pada era digital sekarang ini,
dimana internet sudah merambah keberbagai penjuru dunia, maka jarak tidak lagi
menjadi masalah untuk tulisan yang ingin kita publikasikan. Melalui situs
internet dan akun media sosial yang kita miliki, bisa menjadi alat persebaran
tulisan yang kita buat. Misalnya, melalui website, blog, akun Instagram,
Facebook, Whatsapp dan lainnya. Kemajuan teknologi memperbesar kesempatan bagi
kita agar bisa menebar manfaat pada setiap manusia melalui tulisan tanpa harus
menghawatirkan jarak dan masa.

Good job👍
BalasHapus