PENGARUH TEKNOLOGI DALAM MENUNTUT ILMU
Harits Syukrillah
Assalamu’alaikum. Wr. Wb.
Era digital, Generasi milenial, Modernisasi. Begitulah beberapa ungkapan yang menggambarkan perkembangan teknologi pada masa sekarang. Masa dimana segala hal dapat direalisasikan dengan mudah. Dengan hanya memijat tombol atau menyentuh ikon pada alat – alat elektronik yang diciptakan dan terus dikembangkan oleh para ahli ataupun ilmuwan.
Namun demikian, pada realita yang sering kita temui, sebagian orang relatif tidak maksimal dalam pemanfaatannya, bahkan terkesan hanya menumbuhkan mudharat. Bermain game tanpa manajemen waktu yang baik, komunikasi SOSMED tanpa mempertimbangkan nilai manfaat dan kepentingannya. Bahkan ada yang mengonsumsi produk elektronik yang canggih dengan harga tinggi hanya sebatas memenuhi style saja. Semua itu adalah tindakan yang kurang bijak dalam menyikapi digitalisasi.
Begitupun halnya dalam menuntut ilmu, sedikit-banyak telah terkena dampak dari perkembangan teknologi dari masa kemasa. Banyak orang mengalihkan guru-nya pada Search Engine atau mesin pencari (sebut saja Google), sehingga tidak sedikit orang “menghilangkan” guru.
“Cari saja di Google”, “Googling saja lah” dan banyak lagi ungkapan yang pada akhirnya guru, ustadz, dosen dan kyai tidak lagi menjadi panutan Pada kehidupan nyata ini.
Sayyidina ‘Ali bin Abi Thalib r.a. pernah mengutarakan bahwa salah satu dari enam syarat menuntut ilmu ialah وَإِرْشَادِ أُسْتَاذٍ yang artinya “petunjuk atau bimbingan guru”. Terlebih belajar ilmu agama, haruslah sesuai dengan petunjuk guru. Belajar agama janganlah secara otodidak, karena akan menjadi bahaya jika salah memahami suatu teks bacaan.
Dikarenakan begitu pentingnya petunjuk guru, maka kita haruslah menghormati dan memuliakan guru (محبة) . Hal ini semata-mata untuk mendapatkan ridha guru yang pada akhirnya akan mengantarkan kita kepada Allah Swt.
Namun bukan berarti bahwa mencari pengetahuan pada mesin pencari (Google) atau MEDSOS adalah hal terlarang. Boleh – boleh saja kita belajar dengan alat bantu. Tapi jangan lupakan guru, agar kita tidak tersesat dalam menuntut ilmu. Tanyakanlah pada guru apa yang kita kurang pahami, apalagi sama sekali tidak kita mengerti. Jangan Telan Mentah - mentah apa – apa yang kita dapat dari sumber yang mungkin saja tidak jelas. Karena manfaat atau tidaknya ilmu yang kita miliki, sangat bergantung pada ridho atau tidaknya seorang guru.
Wallahu A’lam Bishawab
Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum. Wr. Wb.
I like it
BalasHapusTerimakasih banyak
BalasHapusMoga bermanfaat