SISI MANUSIA
“Ia mengmbil keputusan yang
dianggapnya akan membenahi. Kini, ia terbebani kata dan tingkahnya sendiri.
Karena tak menyertakan pikiran dan hati.”
Harits Syukrillah
Hati dan pikiran yang dikaruniai oleh Allah
SWT, menjadi pembeda antara manusia dengan makhluk lainnya. Setiap kata dan
perbuatan, pada dasarnya ialah cerminan dari hati seseorang. Karena hakikatnya,
jika keadaan hati seseorang baik, maka akan baik pula kata dan perbuatannya.
Begitupun sebaliknya, jika keadaan hati seseorang buruk, maka akan buruk pula
kata dan perbuatannya. Begitulah isi dari salah satu hadits Rasulullah SAW yang
diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim.
Selain hati, pikiran juga menjadi bagian dari
kesempurnaan manusia. ia mampu menelaah dan memprediksi risiko yang akan
ditimbulkan dari kata dan perbuatannya.
Manusia merupakan makhluk paling sempurna dibanding makhluk
lainnya. Mereka diberi pikiran dan hati yang akan tetap terjaga fitrahnya. Tidak
seperti hewan, yang melakukan segalanya hanya berdasarkan nafsu semata. Setiap tindakannya,
manusia dibekali pikiran dan hati yang menjadi alat pertimbangan di setiap
keputusannya. Baik dan buruk, manfaat dan mudarat sudah
pasti menjadi hal yang perlu diperhitungkan dalam setiap tindak – tanduk
manusia.
Namun, seiring berjalannya waktu, semakin banyak ditemui bahwa pikiran
dan hati tidak lagi dikedepankan. Alih–alih demi kepentingan bersama, nyatanya
hal tersebut hanya memenuhi keinginan sebagian kecil bahkan pribadi saja. Sedangkan sebagian besar lainnya dirugikan hingga timbul
penderitaan.
Banyak manusia bagaikan hewan buas di hutan liar. Saling memangsa
dan menjatuhkan dengan berbagai cara. Tanpa memperhatikan salah dan benar, mereka
hantam tembok batas norma–norma agama. Kecerdasan manusia yang terus memunculkan penemuan-penemuan yang luar biasa, membuat banyak orang lebih
mengagungkan pikiran dibanding pencipta-Nya.
Allah menciptakan setiap sesuatu dengan kegunaan dan manfaatnya. Pikiran
dan hati memiliki fungsi yang sangat baik dan pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan. Jika keduanya mampu
dikelola dengan baik oleh manusia, insya Allah kebaikan demi kebaikan akan terus mengiringi.
والله أعلمُ بالـصـواب